Letter to CEO

Dalam rangka menjaga serta meningkatkan reputasi Bank Mandiri, diperlukan sarana dan sistem pengendalian risiko melalui partisipasi aktif Jajaran Bank Mandiri dan stakeholders lainnya untuk menyampaikan laporan pengaduan pelanggaran disiplin yaitu perbuatan atau indikasi fraud, non fraud dan/atau pelanggaran lainnya yang dapat merugikan nasabah maupun Bank Mandiri.
 
Hal ini sejalan dengan Pilar ke 2 Strategi Anti Fraud (SAF) yaitu Pilar Deteksi yang merupakan bagian dari sistem pengendalian fraud yang salah satu diantaranya mencakup mekanisme Whistle Blowing System (WBS). Dalam implementasinya, Bank Mandiri telah menyediakan media pelaporan pengaduan pelanggaran tersebut secara langsung kepada CEO Bank Mandiri yang dinamakan Letter to CEO (LTC).